PENGARUH PERSALINAN SECTIO CAESARIA TERHADAP KEMUNGKINAN TERJADINYA POST PARTUM BLUES DI RSUD RAJA AHMAD THABIB KOTA TANJUNGPINANG

Komala Sari

Abstract

Postpartum blues are temporary depression moods experienced shortly after giving birth. Mood disorders are manifested by an unstable mood, increased sensitivity, fatigue, poor concentration, loneliness, and despair. The occurrence of this condition is usually within 1 to 5 days after delivery and the symptoms usually last from 2 to 3 days and usually resolve within 10 days. The purpose of this study was to determine the effect of Sectio Caesaria multiplication on the possibility of the occurrence of blues post at Raja Ahmad Tabib Hospital, Tanjung Pinang. This study uses a Cross Sectional design. Sampling in this study uses a non probability sampling approach with sampling techniques using Purposive Sampling. The instrument used was taken from the Edinburgh Postpartum Depression Scale (EPDS) to measure post partum blues. The results showed no effect of Sectio Caesarea labor on the possibility of postpartum blues (0.0089). There are other factors that play a role, namely parity and social support. The results of this study suggest to increase social support by applying the principle of Family Centered Maternity Care throughout the period of Antenatal Care to Post Partum Care.

 

ABSTRAK

 

Postpartum blues adalah mood depresi sementara yang dialami tak lama setelah melahirkan. Gangguan mood diwujudkan dengan suasana hati yang labil, sensitivitas meningkat, kelelahan, konsentrasi yang buruk, kesepian, dan putus asa. Terjadinya kondisi ini biasanya dalam waktu 1 sampai 5 hari setelah melahirkan dan gejala biasanya berlangsung dari 2 sampai 3 hari dan biasanya sembuh dalam 10 hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh persalian Sectio Caesaria tehadap kemunginan terjadinya post patum blues di RS Raja Ahmad Tabib Tanjung Pinang. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional, Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan pendekatan non probability sampling dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan diambil dari Edinburgh Postpartum Depression Scale (EPDS) untuk mengukur post partum blues. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada pengaruh persalinan Sectio Caesarea terhadap kemungkinan terjadinya postpartum blues (0,0089). Ada faktor lain yang berperan yaitu paritas dan dukungan sosial. Hasil penelitian ini menyarankan untuk meningkatkan dukungan sosial dengan menerapkan prinsip Family Centered Maternity Care sepanjang periode Antenatal Care hingga Post Partum Care .

Keywords

Sectio Caesaria; Post Partum Blues; Mood Disorders; Sectio Caesaria; Post Partum Blues; Gangguan Mood

Full Text:

PDF
Copyright (c) 2019 JURNAL KEPERAWATAN
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.